Cara mengatasi blog yang terkena google penguin

Lama tak update rasanya kian membuat otak saya jadi terasa beku sekaligus menonaktifkan "sense of inspiration" yang biasanya selalu rutin berkunjung ke "kediaman" saya. Oleh sebab itu sedianya ingin saya mencairkan sedikit-sedikit isi kepala saya yang biasanya berfungsi dengan baik, tapi kini mulai terjadi penyumbatan disana-sini dikarenakan syaraf-syaraf kecil rapuh ini mulai jarang mengambil peranan. Saya ingin ingin membuat sesuatu yang berarti bagi orang lain dengan blog sederhana milik saya ini, semoga saja. "Oke, saya mau posting apa ya??". Begitulah kalimat yang selalu saja muncul saat saya berhadapan dengan form putih kosong "entri baru" di blogger platform.

Melihat postingan sobat-sobat blogger yang lain membuat saya jadi merasa minder dan malu. Apalagi dengan kata-kata yang seolah menjadi mantra bagi mata audience yang seakan memaksa untuk membaca. Jujur saja, saya bukanlah orang yang pandai merangkai kata-kata indah dalam sebuah posting yang penuh dengan makna, kalau berbohong saya memang jagonya, hehehe. Just kidding, menipu lebih tepatnya, hehe. Just kidding juga ding. Saya memang bukan tipikal orang yang serius tapi saya juga bukan orang yang terlampau lucu, maka dari itu cita-cita saya menjadi seorang ilmuwan telah kandas dan ambisi jadi seorang pelawak pun gagal total. 
Tanpa kebisaan yang berarti akhirnya membuat saya menjadi orang rata-rata yang cenderung biasa-biasa saja

Okelah, sekarang saya ingin masuk ke tahapan "mungkin bisa berguna" bagi orang lain seperti yang saya ucapkan barusan. Dan kali ini saya ingin membahas tentang Algoritma Google Penguin yang baru saja kemarin dilepaskan dan topik ini pun sempat membuat geger dibeberapa forum serta website-website yang membahas tentang SEO dan Search Engine. Postingan beberapa waktu lalu yang bertitel Mengenal Google Penguin The Web Spam Killer rupanya begitu sangat beringas dan saya pun terpaksa harus melihat beberapa sobat blogger yang saya kenal dengan baik satu-persatu mulai jatuh "lunglai berguguran". Sungguh tragis, sungguh kejam dan sungguh diluar dugaan semua ini bisa terjadi. Dan semua optimasi yang telah dilakukan begitu terasa sia-sia setelah terkena Google Penguin ini. Bukan hanya satu atau dua artikel saja yang tidak lagi ada diposisi SERP yang terhormat, tapi hampir semua artikel seakan-akan sudah tak dianggap lagi oleh Search Engine yang bernama Google ini.
Google Feedback Form
Bagaimana ciri-ciri blog yang terkena Google Penguin atau Penguinized ini?. Pertanyaan yang bagus. Efek yang dirasakan pertama kali adalah menurunnya jumlah visitor secara tiba-tiba dan drastis. Tidak perlu menunggu berlama-lama, misalnya jika hari ini visitor blog anda berjumlah 1000 ekor, maka besok tersisa hanya puluhan saja. Efek yang kedua adalah hilangnya SERP untuk kata-kata kunci yang menjadi "jagoan" dalam mendatangkan visitor. Bahkan untuk full keyword saja kata kunci yang sekaligus menjadi trademark dari blog pun tak jua muncul dihalaman 1,2,3 dan seterusnya. Coba lakukan trace di Google dengan cara ketik:
site:http://namabloganda.com dan lihat hasilnya. Adakah url blog anda yang tidak terindeks disana. Jika tidak terindeks padahal anda sudah posting begitu lama, bisa jadi masuk Sandbox. Jika masih ada, coba copy full keyword dari postingan anda dan paste di pencarian Google dan klik Search / Cari. Jika full keyword anda tidak muncul dihalaman 1,2,3 dan selanjutnya, bisa jadi blog anda terindikasi terkena Penguin.

Oke, url blog anda masih terindeks, tapi tidak ada dihalaman pencarian Google bahkan untuk full keyword. Tak salah jika anda berasumsi jika blog yang anda miliki terkena efek Google Penguin jika merujuk pada hal-hal diatas. Nah, lalu bagaimana cara mengatasi blog yang terkena Google Penguin?. Jawabannya adalah untuk saat ini belum ada jaminan bagi sebuah blog untuk bisa keluar dari Google Penguin. Mengapa demikian?. Google Penguin ini sangat berbeda dengan Google Panda yang memberikan efek Google Dance yang dirilis sebelumnya, karena Algoritma Penguine bersifat otomatis (auto applied) bagi web atau blog yang menggunakan teknik-teknik SEO yang dilarang. Berbeda dengan Google Panda yang masih berbasis analisa manual webspammer Google yang kemudian memberikan hukuman atas teknik-teknik SEO yang digunakan.


Lalu bagaimana jika ada sebuah website atau blog yang salah sasaran oleh Google Penguin ini?. Matt Cutts kemudian menjelaskan via sms kepada saya seperti ini,
If your site was affected by the “Penguin” webspam algorithm update on April 24th, 2012, and you don’t think it should have been affected, please give us more details below.

Dengan statement Matt Cutts yang seperti itu, maka sangat dimungkinkan sekali jika bisa saja terjadi korban yang memang terkena efek "salah sasaran". Meskipun begitu, ada beberapa hal yang memang sangat disarankan untuk recover ataupun tindakan pencegahan dari Google Penguin, yaitu dengan cara:

Tulisan anda untuk manusia, bukan robot.
"Content is a king", begitulah kira-kira pesan yang ingin disampaikan oleh Google dimana konten harus menargetkan sajian yang informatif. Tulislah sebuah artikel yang menggunakan bahasa manusia, bukan bahasa robot "pencari" (human targetted). Perhatikan grammar (jika blog berbahasa Inggris) dan tata cara penulisan yang benar. Inilah yang membedakan tulisan original atau spin artikel. Saat ini konten memang menjadi perhatian utama Search Engine, dan Bing.com pun telah melakukan hal sama sebelumnya.

Mulailah untuk menghapus jejak-jejak link anda.
Sebagian spammer memang ada yang hobi "menyampah", begitulah saya menyebutnya. Penempatan backlink secara beruntun yang tidak proporsional disinyalir menjadi penyebab dari efek Google Penguin pada blog anda. Berhentilah menambatkan link secara membabi-buta dan jika dimungkinkan untuk bisa menghapus link-link tersebut.

Coba untuk peninjauan ulang.
Mungkin cara ini masih bersifat untung-untungan, namun tidak ada salahnya juga untuk dicoba. Jika memang anda tidak merasa melakukan teknik-teknik SEO yang berlebihan dan masih sesuai dengan koridor yang berlaku, mungkin meminta peninjauan ulang terhadap Google bisa sedikit membantu. Google menyediakan form yang bisa anda submit jika anda merasa anda tidak melakukan kecurangan. Tim Google anda mensurvey blog atau website anda dan melakukan peninjauan ulang. Silakan apply feedback anda.

Nah, semoga artikel yang membahas mengenai Google Penguin ini bisa sedikit memberikan informasi yang bermanfaat. Dan semoga saja tidak ada satupun diantara kita yang mengalami hal mengerikan ini, terutama kepada diri saya karena jujur saja saya pun takut dan was-was jika turut menjadi korban, hehehe.

5 komentar:

  1. blog punya ku kena gak yah ? soalnya traffic juga menurun, emang sih dari dulu belum tembus 100 UV sekarang pun gak sampai segitu, haha. Apa dari dulu blog saya emang udah terkena dengan semua web spam google

    BalasHapus
  2. @blog saya: bisa jadi justru malah saya sendiri yang jadi korbannya, hahaha.

    BalasHapus
  3. sepertinya, blog saya terkena google pingguin.
    traffic juga turun, meskipun tidak turun drastis..

    BalasHapus
  4. Salam kenal gan, article yang sangat informatif dan patut di acungi jempol, 2 blog saya yg memiliki pagerank terkena google penguin, alkisah blog tersebut langsung deindex google dan pageranknya pun berubah mjd fake, padahal blog2 tersebut menghasilkan income untuk saya dari jualan links, Ya... walaupun tak seberapa tp lumayan karena bisa menghasilkan secara rutin. tp apa mau dikata nasi sudah menjadi bubur, biarlah saya relakan blog tersebut karena sudah gugur.

    BalasHapus