Most Recent

Peluang Bisnis Online Paling Menguntungkan di Tahun 2023
Peluang Bisnis Online Paling Menguntungkan di Tahun 2023
Peluang Bisnis Online Tahun 2023 | Pixabay

Jika ditanya bisnis online apa yang paling menguntungkan? Sebenarnya hampir semua bisnis berpeluang besar untuk berkembang, dengan catatan kamu fokus kepada bisnis yang sedang dijalankan, konsisten dan menggunakan trik bisnis yang baik. 

Namun tidak bisa dipungkiri, di era sosial media seperti sekarang ini, terdapat beberapa sektor bisnis yang punya banyak konsumen loyal, dan difavoritkan lebih cepat berkembang ketimbang sektor bisnis lainnya. 

Berikut 5 peluang bisnis online paling menguntungkan di tahun 2023, lebih tahan terhadap krisis, dengan pangsa pasar yang sangat luas. 


  1. Bisnis Skincare

Bisnis skincare jadi salah satu pilihan terbaik yang bisa kamu pilih untuk menambah pundi-pundi keuangan di tahun 2023. Selain mudah dan banyak brand baru yang bermunculan, pangsa pasarnya pun kini semakin luas. 

Saat ini bukan hanya wanita, banyak pria yang mulai menggunakan skincare untuk merawat kesehatan kulit mereka. Tapi ingat, pastikan produk yang kamu jual dipastikan aman dan sudah mendapat sertifikasi BPOM.


  1. Bisnis Smartphone

Siapa sih yang saat ini tidak punya smartphone. Mulai dari anak-anak hingga lansia, semuanya sudah terbiasa menggunakan gadget kekinian tersebut. Tidak hanya itu, saat ini pilihan produk smartphone pun semakin melimpah.

Untuk memulai bisnis smartphone, kamu bisa mulai usaha kecil-kecilan dengan jual-beli smartphone bekas, membuka jasa reparasi smartphone, atau dan lainnya. Jangan lupa lengkapi juga bisnismu dengan menjual aksesorisnya. 


  1. Bisnis Kuota Internet

Dengan adanya smartphone, sudah tentu kuota internet jadi salah satu kebutuhan wajib yang harus dipenuhi. Belum lagi hampir semua perangkat kini sudah terintegrasi dengan internet, termasuk televisi dan lainnya. 

Dengan meningkatnya kebutuhan akan koneksi internet, sudah tentu bisnis kuota internet jadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan di tahun 2023. Terlebih saat ini harga paket data sudah semakin terjangkau.


  1. Freelancer

Freelancer jadi pilihan terbaik buat kamu yang ingin tetap bekerja, tapi tidak ingin terikat dengan kontrak jangka panjang. Selain itu, freelancer juga banyak dibutuhkan perusahaan untuk pekerjaan yang bersifat insidentil. 

Di tahun 2023 nanti, diprediksi akan ada banyak peluang kerja bagi para freelancer, mulai dari penulis online, desain grafis hingga voices over talent. Tugas kamu sekarang hanya terus mengasah kemampuan tersebut.


  1. Bisnis Frozen Food

Di zaman sekarang masyarakat lebih menyukai makanan yang bersifat instan. Hal ini disebabkan karena mereka sudah cukup sibuk dengan pekerjaan harian, sehingga tidak sempat untuk menyiapkan masakan dari nol. 

Kamu bisa memanfaatkan peluang bisnis ini dengan menjual beragam frozen food, seperti nugget, sosis dan lainnya. Sama seperti yang lainnya, kamu bisa memasarkan produk-produk frozen food tersebut secara online.


Selain itu, sebenarnya masih banyak peluang bisnis di tahun 2023 nanti yang bisa kamu pertimbangkan untuk ditekuni. Tugas kamu sekarang hanya perlu terus menggali semua potensi yang ada di sekelilingmu. 

Jangan lupa, selalu berusaha untuk melibatkan orang lain dalam proses bisnis ini agar proses membangun bisnis kamu jadi lebih ringan.


Lavechia Alya Minggu, 04 Desember 2022
Alasan Bisnis Online Lebih Menguntungkan Ketimbang Offline
Bisnis Online Menguntungkan
Bisnis Online Menguntungkan | Pixabay

Belakangan ini banyak perusahaan yang mulai mengintegrasikan bisnis offline mereka dengan layanan online. Hal ini cukup wajar, mengingat bisnis online saat ini sedang berkembang pesat, dan menjanjikan pangsa pasar yang lebih luas. 

Tidak hanya itu, kehadiran smartphone dan beragam fasilitas pendukung, seperti hadirnya platform uang digital, dan menjamurnya perusahaan ekspedisi, membuat banyak orang makin nyaman berbelanja secara online.

Dari segi bisnis, bisnis online pun dinilai lebih menguntungkan. Ada banyak alasan yang mendasari hal ini, diantaranya:


  1. Modal yang Lebih Minim

Untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, bisnis offline butuh lebih banyak sumber daya yang dihabiskan untuk membuka cabang baru, merekrut karyawan, pelatihan, dan lainnya. Banyak uang dan waktu yang harus dihabiskan. 

Ini berbeda dengan membuka bisnis secara online, dimana kamu hanya perlu membuka satu kantor kemudian mengintegrasikan seluruhnya secara online. Bukan hanya dalam negeri, konsumen luar negeri pun bisa kamu garap.


  1. Lebih Praktis dan Fleksibel

Jika dibandingkan dengan bisnis offline, bisnis online jauh lebih praktis dan fleksibel. Misalnya untuk membangun sebuah perusahaan, kamu hanya perlu memperkuat sistem perusahaan, dengan fokus membuka layanan online. 

Selain itu, kamu pun tidak perlu ribet dengan masalah perizinan, pengelolaan sumber daya, biaya maintenance dan hal-hal lainnya yang terkadang cukup mengganggu bagi mereka yang ingin mengembangkan bisnisnya secara offline.


  1. Target Pasar Luas

Untuk yang satu ini, tentu sudah tidak perlu diperdebatkan lagi. Dengan adanya smartphone dan koneksi Internet yang sudah menjangkau hampir seluruh daerah di Indonesia, membuat target pasar untuk bisnis online semakin luas. 

Tidak hanya itu, selama pandemi kemarin masyarakat mulai nyaman berbelanja secara online. Bukan hanya generasi millenial atau yang lebih muda lagi, saat ini banyak orangtua yang sudah terbiasa menggunakan gadget untuk berbelanja online.


  1. Lebih Mudah Berpromosi

Sebelum era Internet, para produsen butuh usaha ekstra untuk mempromosikan produk mereka, mulai dari memasang iklan di media elektronik (koran, TV dan radio), hingga membuat event-event besar yang butuh banyak biaya. 

Dengan adanya Internet, para produsen kini bisa lebih mudah dan lebih murah dalam berpromosi. Kamu hanya perlu membuat iklan di beberapa media online, termasuk membayar influencer agar produk bisa dikenal lebih luas. 


  1. Biaya Operasional Lebih Murah

Dari semua kelebihan bisnis online, semuanya bermuara pada biaya operasional yang jauh lebih murah. Hal ini bisa kamu manfaatkan untuk fokus pada biaya promosi, atau menekan harga jual agar bisa dijangkau semua lapisan masyarakat. 

Tidak hanya itu, biaya operasional yang lebih murah juga bisa dimanfaatkan untuk menyediakan bahan baku yang lebih berkualitas, atau dilimpahkan kepada budget riset dan pengembangan produk.

Nah itu dia beberapa keunggulan bisnis online, dan alasan kenapa kamu harus mulai mengintegrasikan bisnis offline kamu dengan layanan online. Semoga bermanfaat.


Lavechia Alya Sabtu, 03 Desember 2022
5 Peluang Bisnis di Indonesia Yang Diprediksi Cuan di Tahun 2023
Peluang Bisnis di Indonesia
Peluang Bisnis di Indonesia | Pixabay

Dengan gaya hidup di zaman sekarang, hanya mengandalkan gaji sebagai karyawan saja sepertinya akan terasa kurang. Butuh sumber penghasilan tambahan agar kamu bisa bertahan, sekaligus menata masa depan jadi lebih baik. 

Selain itu, memulai bisnis di Indonesia bukan hanya sebatas upaya memperbaiki perekonomian keluarga, tapi lebih dari itu, ini sebagai upaya membantu menciptakan lapangan kerja agar tingkat pengangguran semakin berkurang. 


Anak Muda Lebih Tertarik Berbisnis

Menurut penelitian terbaru, tahun 2022 ini perkembangan bisnis dikuasai oleh lebih banyak anak muda. Survei tersebut menjelaskan jika 72 persen generasi Z lebih suka membangun bisnisnya sendiri ketimbang bekerja pada orang lain. 

Hal ini cukup beralasan, mengingat ada banyak peluang bisnis di Indonesia yang cukup terbuka, dengan pangsa pasar yang sangat luas. Hal ini didukung oleh pola hidup masyarakat yang masih sangat konsumtif. 

Berikut beberapa peluang bisnis di Indonesia yang prospeknya cukup cerah, dan bisa kamu coba kembangkan di tahun 2023 nanti.


  1. Otomotif

Industri otomotif di Indonesia termasuk yang paling berkembang pesat, terlebih saat ini pemerintah tengah gencar mengkampanyekan kendaraan listrik sebagai salah satu upaya untuk mengurangi emisi karbon di udara. 

Kamu bisa memanfaatkan peluang ini untuk mendirikan bisnis yang berhubungan dengan otomotif, seperti bengkel & perawatan kendaraan, modifikasi dan lainnya. Yang paling sederhana, kamu bisa mulai membuka bisnis tambal ban. 


  1. Menjual Stok Foto

Dalam beberapa tahun terakhir ini hobi fotografi di Indonesia semakin berkembang. Kondisi ini dibantu oleh perkembangan smartphone yang semakin hari berhasil menyajikan kualitas kamera yang lebih baik dari generasi sebelumnya. 

Kamu bisa menjadikan hobi ini sebagai sumber penghasilan tambahan dengan menjual foto secara online, seperti Shutterstock, Unsplash, Flickr, dan lainnya. Jangan lupa, lengkapi skill kamu dengan kemampuan editing yang baik.


  1. Internet Marketing

Saat ini hampir semua perangkat sudah terhubung ke Internet. Tidak hanya itu, banyak perusahaan besar yang mengandalkan internet, terutama sosial media, sebagai sarana promosi, hingga menjual produk secara langsung. 

Dengan fakta ini, bisnis internet marketing merupakan salah satu peluang bisnis terbaik di Indonesia, dimana di dalamnya kamu bisa menciptakan ide bisnis, seperti desain grafis, copywriting, voices over talent, content creator dan lainnya.


  1. Kuliner Tradisional Kekinian

Bisnis kuliner memang nggak ada matinya. Ada banyak jenis kuliner baru yang terus dimunculkan, termasuk makanan tradisional yang dimodifikasi agar lebih kekinian, seperti colenak varian coklat, getuk keju, kue serabi varian rasa dan lainnya. 

Kenapa kamu nggak coba ambil peluang ini? Cobalah untuk membuat kreasi baru dari makanan tradisional di daerahmu, kemudian modifikasi agar lebih kekinian. Selain berbisnis, kamu juga bisa berperan penting melestarikan kuliner nusantara.


  1. Fashion

Satu lagi bisnis yang perkembangannya cukup signifikan, dan tak lekang digerus jaman. Yup, bisnis fashion merupakan salah satu bisnis yang diprediksi akan terus berkembang di tahun 2023, dan tahun-tahun berikutnya. 

Ada banyak peluang bisnis di industri fashion Indonesia, mulai dari memproduksi pakaian, usaha sablon, hingga menjadi penjual pakaian bekas layak pakai alias preloved. Kamu bisa memanfaatkan marketplace sebagai tempat berjualan. 

Nah itu dia beberapa peluang bisnis di Indonesia yang diprediksi akan bersinar di tahun 2023. Sudah punya gambaran peluang bisnis mana yang akan diambil?


Lavechia Alya Jumat, 02 Desember 2022
Keuntungan Bisnis Franchise dan Inspirasi Jenis Bisnisnya
Keuntungan Bisnis Franchise
Keuntungan Bisnis Franchise | Pixabay

Hampir di setiap wilayah di Indonesia sudah terisi dengan berbagai bisnis franchise, mulai dari yang berskala internasional, nasional, hingga lokal. Semuanya menawarkan konsep bisnis menarik dengan  berbagai keunggulannya. 

Namun secara garis besar, keuntungan bisnis franchise ini cenderung sama, yakni merek yang sudah dikenal luas masyarakat sehingga kamu tidak perlu repot-repot lagi membangun brand. Imbasnya, peluang sukses pun jauh lebih cepat.

Selain itu, jika dibandingkan dengan model bisnis lainnya, bisnis franchise punya keunggulan berupa kerjasama yang terpercaya telah terbangun sejak awal, manajemen bisnis yang telah terbangun, dan manajemen finansial lebih mudah.


Cakupan Bisnis Yang Cukup Luas

Keunggulan lainnya yang tidak kalah penting diperhatikan adalah, bisnis franchise punya cakupan yang sangat luas. Berikut 5 jenis bisnis franchise yang dalam beberapa tahun terakhir cukup booming di Indonesia.


  1. Bisnis Franchise Makanan Korea

Booming trend Korea membawa banyak dampak bagi perkembangan bisnis kuliner di Indonesia, termasuk mulai menjamurnya berbagai brand makanan Korea, dimana beberapa diantaranya sudah mengadopsi sistem bisnis franchise.

Ada banyak jenis makanan Korea yang cukup digemari masyarakat Indonesia, dan sudah punya pelanggan setianya, terutama jenis Korean Street Food seperti Odeng, Tteokbokki, Kimbap, Corn Dog, Bungeoppang, dan lainnya.


  1. Bisnis Franchise Ayam Goreng

Tidak dipungkiri lagi jika bisnis franchise ayam goreng jadi salah satu jenis bisnis yang cukup menjanjikan. Selain bahan baku yang melimpah, bisnis ini punya jangkauan konsumen yang sangat luas, mulai anak-anak hingga dewasa. 

Dalam model franchise, kamu bukan hanya sekedar dibekali dengan brand, tapi juga resep, teknik memasak hingga cara penyajian. Semuanya disajikan dalam cara yang sangat mudah, cepat dan mudah dipahami, bahkan bagi para pemula. 


  1. Bisnis Franchise Martabak

Sama seperti bisnis franchise lainnya, bisnis franchise martabak ini berkembang cukup pesat, terutama dengan berbagai variannya yang semakin kreatif. Bahkan saat ini rame martabak hitam, martabak isi pete dan lainnya. 

Selain varian rasa, martabak pun sudah mengalami perkembangan dalam hal ukuran, hingga cara penyajian. Kamu bisa membidik bisnis franchise martabak ini sebagai salah satu sumber penghasilan di tahun ini.


  1. Bisnis Franchise Warteg

Jangan salah, bisnis franchise warteg ini jadi salah satu yang cukup bersinar di Indonesia. Selain harganya yang terjangkau, penikmat menu khas warteg pun datang dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja kantoran hingga mahasiswa. 

Ada banyak nama besar warteg yang kini sudah banyak berdiri di banyak daerah di Indonesia. Tentu saja menu dan citarasa yang ditampilkan cenderung sama sehingga kamu dan para franchisor lainnya bisa saling berbagai pelanggan setia.


  1. Bisnis Franchise Minuman Teh

Kalau yang satu ini kamu pasti sudah sering melihatnya. Ada banyak bisnis franchise minuman teh yang bisa dipilih, mulai dari Thai Tea dengan segala keunikannya, hingga teh manis tradisional dengan mengusung brand tertentu. 

Jika dibandingkan dengan jenis bisnis franchise lainnya, berjualan minuman teh jauh lebih mudah dan modal yang lebih sedikit dengan pangsa pasar yang cukup besar. Hal inilah yang membuat peta persaingan di jenis bisnis ini tergolong sengit.


Selain bisnis-bisnis di atas, sebenarnya masih banyak jenis bisnis franchise yang bisa kamu bidik sebagai sumber penghasilan baru, seperti bisnis franchise boba yang masih booming, es kopi susu, hingga bisnis laundry.

Nah bisnis manakah yang kamu pilih? Jangan lupa, selalu iringi setiap langkah bisnis yang kamu ambil dengan perhitungan yang matang. Selamat berbisnis!


Lavechia Alya Kamis, 01 Desember 2022
Bisnis Tambak Udang, Cara Memulai dan Modal Yang Dibutuhkan
Bisnis Tambak Udang
Bisnis Tambak Udang | Pixabay

Belakangan ini banyak orang yang mulai tertarik membuka usaha tambak udang. Selain kareena modalnya yang cukup terjangkau, hasil yang didapat dari bisnis ini pun terbilang cukup besar dengan waktu panen yang terbilang singkat. 

Selain itu, pangsa pasar udang saat ini semakin luas. Bukan hanya pasar lokal, beberapa petani udang bahkan sudah mampu mengekspor hasil tambaknya hingga ke luar negeri. Lantas, bagaimana cara memulai bisnis ini? 


Bisnis Tambak Udang

Dalam menjalankan bisnis tambak udang, kunci utama yang harus diperhatikan adalah, luas kedalaman air, dan standar pengelolaan. Dalam kebanyakan kasus, bisnis ini kebanyakan dijalankan di wilayah pesisir pantai. 

Selain itu, umumnya yang dibudidayakan dalam tambak udang adalah jenis udang windu. Selain mudah dibudidayakan, nilai jual udang jenis ini tergolong sangat tinggi, dengan permintaan pasar yang cenderung meningkat.

Umumnya, tambaknya sendiri dibagi dalam beberapa kriteria, diantaranya:


  • Tambak Ekstensif, jenis tambak tradisional yang masih menggunakan metode padat tebar. Jenis tambak ini disukai karena resikonya yang cukup kecil.
  • Tambak Semi-intensif, jenis tambak yang paling ideal diterapkan di Indonesia, dimana resiko kegagalan cukup rendah, namun hasilnya terilang maksimal. 
  • Tambak Intensif, jenis tambak ini tergolong butuh keahlian khusus untuk mengelolanya, namun hasil yang didapat jauh lebih maksimal. 
  • Tambak Super Intensif, jenis tambak ini memiliki tingkat kesulitan dan cost perawatan yang cukup tinggi. Tapi ini sebanding dengan hasil yang didapat.


Selain jenis tambak yang harus kamu ketahui, hal penting lainnya yang wajib diperhatikan saat mulai membuka usaha tambak udang adalah, lokasi. Ini penting, karena tidak semua wilayah pesisir pantai bisa digunakan untuk budidaya udang.

Mengenai pemilihan lokasi budidaya ini, kamu bisa meminta saran dari pihak dinas kelautan dan perikanan, atau bisa juga asosiasi petani udang terdekat. 


Cara Memulai Bisnis Tambak Udang

Selain membudidayakan udang windu, sebenarnya masih banyak jenis udang lainnya yang bernilai jual tinggi, dan layak kamu bidik, seperti udang vaname, udang galah, udang beras, udang palemon merah, udang lar, dan lainnya. 

Setiap jenis udang tentu punya catatan tersendiri, baik dari cara budidayanya, lokasi tempat hidup, dan lainnya. Selain itu, berikut beberapa tips yang harus kamu perhatikan saat akan memulai bisnis tambak udang. 


  • Tentukan lokasi tambak udang. Pastikan lokasi yang dipilih benar-benar berkualitas, dan memiliki sirkulasi air yang cukup baik. 
  • Siapkan kolam budidaya yang memadai sesuai dengan syarat yang sudah ditentukan, termasuk pintu air, penampung air, dan lainnya
  • Gunakan bibit udang berkualitas tinggi. Untuk yang satu ini, kamu harus bekerjasama dengan penyedia bibit yang terpercaya.


Bagaimana Dengan Modal?

Seperti dijelaskan di atas, jika dilihat dari potensi hasilnya, modal untuk bisnis tambak udang tergolong ringan. Namun jika ingin modal yang lebih ringan, kamu bisa bekerjasama dengan petani lainnya membentuk kelompok budidaya sendiri.

Secara garis besar, berikut rincian modal untuk menjalankan bisnis tambak udang: 


  • Biaya terpal, sekitar 1 jutaan.
  • Biaya sewa tempat, sekitar 4 jutaan. 
  • Biaya instalasi listrik, sekitar 12 jutaan.
  • Biaya pembuatan kolam, sekitar 5 jutaan
  • Biaya pompa air dan kincir, sekitar 5 jutaan.
  • Biaya beli suplemen dan vitamin, sekitar 1 jutaan.
  • Biaya penyediaan bibit, sekitar 10 jutaan.
  • Biaya peralatan lainnya, sekitar 4 jutaan.
  • Biaya beli pakan, sekitar 3 jutaan.


Dari perhitungan kasar di atas, biaya yang dibutuhkan untuk membangun bisnis tambak udang dari Nol sekitar 45 jutaan. Perlu dipertegas lagi, ini hanya hitungan kasar. Jumlah aslinya bisa kurang, atau bahkan lebih. 

Lavechia Alya Rabu, 30 November 2022
Berapa UMP Jakarta 2023? Simak Yuk Fakta-faktanya!
UMP Jakarta 2023
UMP Jakarta 2023 | Pixabay

17 November 2022 kemarin pemerintah, lewat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), secara resmi mengumumkan besaran kenaikan upah minimum provinsi (UMP) untuk tahun 2023, tidak boleh melebihi angka 10%. 

Aturan baru tersebut berlaku untuk semua provinsi, termasuk UMP Jakarta 2023. Hal ini tertuang jelas dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

UMP Jakarta 2023 sendiri ditetapkan naik 5,6% menjadi 4.900.798, dari sebelumnya 4.326.953 di tahun 2022. Terkait ketetapan UMP 2023 tersebut, ada beberapa fakta menarik yang harus kamu ketahui, diantaranya:

  1. Penerapan UMP Paling Lambat 28 November 2022

Dalam peraturan tersebut, pemerintah menjelaskan jika upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 harus segera ditetapkan dan diumumkan, paling lambat 28 November 2022, dengan jumlah besaran sesuai dengan aturan yang disebutkan sebelumnya. 

Selain itu, ada juga pasal 15 dan 16 yang menjelaskan secara rinci cara penetapan upah minimum kota dan kabupaten, dimana semua informasi tersebut harus diumumkan langsung oleh gubernur dari setiap provinsi di Indonesia.

Nantinya UMP yang sudah diumumkan dan ditetapkan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Januari 2023 mendatang.


  1. Kenaikan UMP Untuk Jaga Daya Beli

Dalam keterangannya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menjelaskan jika UMP yang berlaku di tahun 2022 tidak mampu menyeimbangkan laju inflasi, yang berimbas pada kenaikan sejumlah barang.

Hal ini secara otomatis menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Kondisi inilah yang membuat pihaknya memutuskan untuk mengambil kebijakan menaikkan upah minimum, termasuk untuk UMP Jakarta 2023.

Lebih lanjut lagi, Ida Fauziyah menjelaskan jika saat ini kondisi ekonomi masyarakat masih belum pulih, sebagai dampak dari pandemi COVID-19. Terlebih saat ini kondisi ekonomi global sedang mengalami ketidakpastian. 


  1. Beberapa Daerah Sudah Tetapkan UMP 2023 

Meski perarutannya baru dirilis pada 17 November kemarin, namun faktanya sudah ada beberapa daerah yang bergerak cepat, bahkan sudah menetapkan angka UMP 2023, diantaranya, Riau, Papua Barat dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dilansir dari Antara, Sabtu (19/11), Dewan Pengupahan Provinsi Riau menetapkan kenaikan upah sebesar 5,29% dari tahun 2022, atau dari awalnya 2.938.564, kini naik menjadi 3.105.000.  

Untuk Papua Barat naik sebesar 82.000, menjadi 3.282.000, dari sebelumnya 3.200.000. Keputusan ini berdasarkan PP 36/2021 tentang pengupahan.

untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), berdasarkan peraturan PP No. 36 tahun 2021, Perkiraan UMP tahun 2023 naik 5,38%, dari awalnya 2.207.212, kini menjadi 2.325.867 atau mengalami kenaikan sebesar 118.655.

Untuk UMP Jakarta 2023 sendiri masih belum ada kepastian. Hanya saja, pihak buruh dilaporkan masih terus berupaya meminta pemerintah untuk menaikkan ambang batas kenaikan UMP tahun 2023.


Lavechia Alya Selasa, 29 November 2022