Tips dan cara sederhana menjadi pemimpin yang lebih baik dan disukai

Tips dan cara sederhana menjadi pemimpin yang lebih baik dan disukai bawahan. Seiring perkembangan jaman, era kepemimpinan juga telah mengalami pergeseran dari waktu ke waktu. Bagi Anda yang merasa gaya kepemimpinan Anda saat ini masih dirasa kurang optimal, tentu ide untuk mulai berpikir tentang mengasah kembali keterampilan kepemimpinan Anda merupakan sebuah perubahan yang baik.

Kepemimpinan yang baik biasanya secara natural lahir dari karakteristik personal bawaan seseorang. Namun dengan pelatihan yang tepat, kepemimpinan dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Dengan membangun kepemimpinan yang baik, tentu Anda menjadi lebih bisa untuk merapatkan hubungan antara diri Anda sebagai seorang pemimpin dengan bawahan yang Anda pimpin.

Bagi Anda yang ingin menjadi pemimpin yang lebih baik dari saat ini, ada beberapa hal sederhana yang mungkin belum Anda sadari namun dijamin bisa membuat Anda menjadi pemimpin luar biasa dan disegani oleh bawahan. Berikut adalah beberapa tips menjadi pemimpin yang baik dan disukai bawahan.

1. Gunakan kekuatan kata-kata
Kekuatan kata-kata dapat membantu Anda memimpin lebih efektif karena kata-kata bisa mencerminkan sikap tegas dan berpikir cepat. Jika Anda membutuhkan tim Anda untuk bekerja lebih cepat, sebaiknya jangan langsung memberitahu tim Anda untuk menyelesaikan proyek-proyek yang tengah dikerjakan, akan tetapi berikan mereka pencerahan mengenai reward atau penghargaan yang akan didapatkan jika pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik. Dengan memberikan semangat dan kegairahan kerja, maka niscaya hasil akhir yang didapatkan menjadi jauh lebih baik.

2. Jangan terlalu sering menggunakan gadget selama jam kerja
Menjadi pemimpin tentu bukan berarti Anda harus bekerja terus-menerus selama seharian. Pada kenyataannya jika Anda dapat memimpin secara efektif dalam kurun waktu delapan jam, itu berarti Anda sudah tahu bagaimana melakukan pekerjaan Anda dengan benar. Jangan biarkan kepemimpinan Anda "tercederai" hanya lantaran Anda kerap terlihat oleh bawahan tengah asyik bermain gadget saat jam kerja.

3. Berpakaian seperti yang lain
Gaya berpakaian juga kerap berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan seseorang. Gaya berpakaian serba mahal untuk terlihat mencolok terkadang dapat menimbulkan kesan yang eksklusif dan berbeda dengan yang lainnya. Namun hal ini dikhawatirkan akan membuat bawahan Anda menjadi semakin sungkan dan membuat gap. Rasa sungkan dan gap inilah yang kemudian membuat komunikasi Anda dengan bawahan menjadi kurang efektif. Komunikasi yang tidak efektif ini biasanya akan memicu timbulnya masalah-masalah dalam pekerjaan.

Strength does not come from physical capacity. It comes from an indomitable will - Mahatma Gandhi

4. Sundry di pantry yang murah meriah
Sebagai pimpinan Anda harus berpikir lebih inspiratif terhadap bawahan. Misalnya Anda tidak perlu mengeluarkan budget besar untuk membeli perlengkapan konsumsi dapur seperti kopi, teh, gula dan sebagainya yang harus sesuai dengan selera Anda. Dengan mengetahui dan mengutamakan selera bawahan dapat mengisyaratkan bahwa Anda adalah atasan yang perduli dan tahu akan selera mereka. Selain menimbulkan feedback yang positif, Anda juga dapat menekan cost untuk biaya sundry yang bisa dialokasikan untuk keperluan lain. Hal ini memang terkesan sepele sehingga sangat jarang bagi seorang pimpinan untuk memperhatikannya, namun percayalah jika hal sepele terkadang menimbulkan impact yang besar. Dan sundry adalah salah satunya.

Menarik untuk dibaca: #Ide kreatif dan inspiratif untuk bisnis

5. Lebih sering tersenyum bahkan disaat stres
Hidup ini singkat. Mencoba untuk tetap tersenyum saat bekerja bahkan dikala Anda tengah dilanda stres dapat mencerminkan rasa percaya diri dan optimisme Anda yang tinggi meskipun dalam situasi yang tertekan. Hal ini akan menjadi perhatian dan penilaian tersendiri oleh bawahan Anda. Apakah Anda tipikal pemimpin yang gagap ataukah memang benar-benar seorang pemimpin yang tenang dan kredibel di mata bawahan.

6. Jujur pada diri sendiri
Saat situasi kerja tidak berpihak dan banyak kegalalan disana-sini selama Anda memimpin bukan menjadi sebuah indikator bahwa Anda adalah pemimpin yang gagal. Anda hanya perlu untuk mencari tahu lebih banyak lagi bagaimana caranya untuk bisa menjadi pemimpin yang lebih baik lagi di masa depan. Saat Anda memutuskan untuk berpisah dan mengakhiri karir Anda di suatu perusahaan, tak ada salahnya untuk mengakui kegagalan. Hal tersebut justru menunjukkan jika Anda juga manusia yang tak selalu sempurna dan kadang bisa membuat kesalahan. Mengakui kegagalan justru akan memberikan feedback yang positif dari bawahan Anda daripada Anda selalu menyalahkan bawahan atas kondisi perusahaan yang kurang baik.

Menarik untuk dibaca: #Kunci sukses dalam memulai bisnis

Tips dan cara sederhana menjadi pemimpin yang lebih baik dan disukai
Tips dan cara sederhana menjadi pemimpin yang lebih baik dan disukai

Demikianlah tips sederhana bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik. Jika Anda memiliki tips lain seputar kepemimpinan yang belum disebutkan diatas, Anda dapat berbagi dengan memberikan komentar.

0 komentar:

Posting Komentar