Pontianak merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat yang dilalui garis khatulistiwa. Berdiri sejak 25 Oktober 1771, Kota Khatulistiwa itu berada di persimpangan dua sungai, yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Seiring berkembangnya daerah yang dialiri Sungai Kapuas dan Sungai Landak itu, Pontianak pun semakin terkenal sebagai kota perdagangan dan pelabuhan. Kota Pontianak terbilang unik, pasalnya nama tersebut diambil dari cerita Syarif Abdurrahman Alkadrie yang kerap di ganggu oleh kuntilanak saat ia menyusuri Sungai Kapuas. Menurut cerita yang sejarah yang berkembang di masyarakat, dikarenakan kerap di ganggu, akhirnya Syarif Abdurrahman melepaskan tembakan meriam untuk mengusir hantu tersebut. Hal itu ia lakukan sekaligus sebagai pertanda wilayah kesultanannya akan di bentuk di tempat dimana meriam itu jatuh, yaitu di persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Landak yang kerap di sebut sebagai Kampung Beting. Sungai Kapuas - Pontianak dari Angkasa Tidak kalah dengan ko...