Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2012

Artikel motor matic injeksi masuk pesantren kilat Google Sandbox

Tertawa geli. Ya, itulah reaksi saya setelah beberapa saat terheran-heran karena tak kunjung juga melihat penampakan artikel motor matic injeksi murah - yamaha mio j milik saya pada hasil Google.co.id SERP. Hmm, jadi curiga ada apa gerangan dengan artikel ini ya. Setelah beberapa waktu mengamati dan melakukan cek serta crosscheck ke sana-sini ternyata memang benar kalau artikel motor matic injeksi murah - yamaha mio j masuk Google Sandbox. Saya telah membuktikannya dan yakin 100% jika artikel tersebut memang masuk "pasir hisap" ala Google. Google Sandbox, meskipun nama tersebut tidak benar-benar ada dan Google pun tidak pernah mempublikasikan secara resmi mengenai keberadaan Google Sandbox sebelumnya, namun sebagian webmaster dan blogger mempercayai bahwa Google Sandbox itu ada. Pada kenyataannya Google Sandbox hanyalah sebuah istilah dimana sebuah artikel ataupun posting seperti terhisap ke dalam pasir dan menghilang (sumber:  http://en.wikipedia.org/wiki/Sandbox_effect )....

GoogleGalau update: Google IP berubah haluan jadi Google.co.id

Malam minggu yang penuh kegalauan nampaknya bukan hanya terjadi pada saya, tapi juga Search Engine sekelas Google. Mengapa Google.com tiba-tiba menjadi galau dalam menentukan SERP-nya ?. Entahlah, saya juga tak tau secara pasti. Sekali waktu mencoba bertanya pada semut merah, namun mereka tak dapat berkata-kata hanya berdiam seribu bahasa. "Malu aku malu..pada semut merah, yang berbaris di dinding, bla..bla..bla-OST Obie Mesakh". Lalu saya juga mencoba untuk bertanya kepada rumput yang bergoyang seperti yang pernah dikatakan oleh seorang penyanyi terkenal Ebieth G.Ade yang juga pernah melakukan hal serupa. Tapi kenapa hanya dia yang mendapat jawabnya, sedangkan saya tidak?. Apa mungkin orang seperti Ebiet dan Obie Mesakh yang begitu bersahaja berniat membohongi saya?. Maafkan saya pemirsa. Saat ini saya memang sedang dilanda gundah gulana terseret jauh dalam kegelapan relung hati yang tengah dirundung kegalauan. (Halahhh,,apa coba, hahaha). Oh iya, jangan memaksa untuk terus...

Blog anda terkena Google penalti manual ataukah penalti otomatis?

Entah postingan ini berisi berita bagus atau tidak, lagi-lagi itu terserah bagaimana anda menyikapinya. Namun yakinlah bahwa dalam posting singkat ini saya akan memberikan informasi bermanfaat yang sulit untuk anda tolak. Mengapa?. Jawabannya adalah karena postingan ini penting sekali. (jadi tertarik untuk membaca sampai selesai kan?, hehehe). Nah, artikel ini masih berkenaan degan posting saya sebelumnya, yaitu membahas seputar penalti yang diberikan Google kepada blog-blog "over-optimized" yang diakibatkan oleh algoritma baru seperti Google Panda ataupun Google Penguin the Web Spam Killer . Meskipun pada dasarnya setiap webmaster tak ingin mendapat penalti yang dilakukan oleh SE (Search Engine) baik penalti manual seperti pada Google Panda atau pun penalti otomatis oleh Google Penguin , namun penerapan teknik SEO yang kurang baik, yang mana terakumulasi karena dilakukan secara terus menerus akhirnya membuat sebuah penalti dari Google dijatuhkan juga. "Lalu bagaimana ...

Cara mengatasi blog yang terkena google penguin

Lama tak update rasanya kian membuat otak saya jadi terasa beku sekaligus menonaktifkan "sense of inspiration" yang biasanya selalu rutin berkunjung ke "kediaman" saya. Oleh sebab itu sedianya ingin saya mencairkan sedikit-sedikit isi kepala saya yang biasanya berfungsi dengan baik, tapi kini mulai terjadi penyumbatan disana-sini dikarenakan syaraf-syaraf kecil rapuh ini mulai jarang mengambil peranan. Saya ingin ingin membuat sesuatu yang berarti bagi orang lain dengan blog sederhana milik saya ini, semoga saja. "Oke, saya mau posting apa ya??". Begitulah kalimat yang selalu saja muncul saat saya berhadapan dengan form putih kosong "entri baru" di blogger platform. Melihat postingan sobat-sobat blogger yang lain membuat saya jadi merasa minder dan malu. Apalagi dengan kata-kata yang seolah menjadi mantra bagi mata audience yang seakan memaksa untuk membaca. Jujur saja, saya bukanlah orang yang pandai merangkai kata-kata indah dalam sebuah posti...