Langsung ke konten utama

Hasil pemilihan ketua MPR RI 2014 (Ketua MPR yang baru)

Hasil pemilihan ketua MPR RI 2014 yang dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2014 kemarin akhirnya berujung pada keputusan pemenangan kubu Koalisi Merah Putih (KMP) dengan mengangkat Zulkifli Hasan sebagai ketua MPR yang baru periode 2014-2019.

Sidang pemilihan ketua MPR RI yang baru memang terbilang cukup alot meskipun jalannya sidang jauh lebih kondusif jika dibandingkan dengan pemilihan Ketua DPR RI. Sidang tersebut diketuai oleh Maimanah Umar selaku pimpinan jalannya sidang. Sidang pertama digelar siang hari selama kurang lebih dua setengah jam namun akhirnya diskors sampai batas waktu yang tentatif.

Sidang kedua akhirnya dimulai kembali sekitar pukul 23.00 malam hari dan berakhir sekitar pukul 04.00 dengan proses voting tertutup yang dilangsungkan tak lama setelah para fraksi mengemukakan pandangan politiknya. Sidang yang berjalan selama kurang lebih 7 jam tersebut akhirnya mengerucut kepada keputusan kemenangan tipis pihak kubu Koalisi Merah Putih. KMP yang mengajukan Zulkifli Hasan dari PAN sebagai pimpinan paket B dengan perolehan suara sebanyak 347. Sedangkan dari kubu KIH yang mengusung paket A dengan calon pimpinan MPR Oesman Sapta Odang mendapatkan 330 suara atau selisih 17 suara dengan 1 suara abstain (tidak memilih).

Terpilihnya Zulkifli Hasan dari Partai Amanat Nasional (PAN) melalui voting tertutup memang cukup mendebarkan karena melalui sistem ini para pemilih dijamin kerahasiaannya sehingga bisa saja terjadi kemungkinan swing voters dari kedua belah pihak. Secara keseluruhan, sidang MPR yang dihadiri 10 fraksi partai dan 1 fraksi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) berjalan cukup kondusif dari awal hingga akhir meskipun hujan interupsi masih tetap terjadi.

Merapatnya kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang dipimpin oleh PDI-P memang seperti membawa "angin" kemenangan bagi KIH, terlebih lagi KIH mengusulkan Oesman Sapta Odang (pimpinan DPD) untuk dicalonkan sebagai ketua MPR RI yang di wakili oleh 4 orang dari partai koalisi Indonesia Hebat.

Seperti diketahui jika pada pemilihan Ketua dan Wakil MPR RI 2014 kali ini menggunakan sistem paket yang artinya kedua partai koalisi (KIH dan KMP) masing-masing mengajukan paket seperti yang telah diatur oleh Pasal 21 ayat (3) UU 1/2014 dengan komposisi pengajuan satu ketua dan empat wakil. Adapun dua paket yang diajukan oleh masing-masing KMP dan KIH adalah sebagai berikut:

Komposisi Paket MPR dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) - PDI-P (PAKET A)
- Ketua: Oesman Sapta Odang (Dewan Perwakilan Daerah)
- Wakil: Ahmad Basarah (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Imam Nahrawi (Partai Kebangkitan Bangsa), Hazrul Aswar (Partai Persatuan Pembangunan) dan Patrice Rio Capella (Partai Nasional Demokrat).

Komposisi Paket MPR dari Koalisi Merah Putih (KMP) - Gerindra (PAKET B)
- Ketua: Zulkifli Hasan (Partai Amanat Nasional)
- Wakil: Mahyudin (Golkar), Hidayat Nur Wahid (Partai Keadilan Sejahtera), EE Mangindaan (Demokrat), dan Oesman Sapta Odang (Dewan Perwakilan Daerah)

Dengan kemenangan KMP baik di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) maka praktis legislatif dikuasai oleh partai koalisi pimpinan Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto.

Beberapa pengamat politik berasumsi jika kemenangan KMP di MPR memiliki visi misi untuk mengembalikan pemilihan Presiden di masa mendatang ke pangkuan MPR (bukan dipilih secara langsung oleh rakyat), amandemen (revisi) Undang-undang Dasar terutama yang mengatur mengenai fungsi dan kekuasaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), penjegalan langkah kebijakan pemerintah hingga kepada pemakzulan (impeachment) Presiden terpilih. Namun tentu saja hal tersebut belum dapat dibuktikan karena proses pemerintahan baru saja akan dimulai. Kita lihat saja apa yang akan terjadi.

Apa pun hasil yang akhirnya didapatkan, namun itulah demokrasi yang harus tetap di junjung tinggi. Rakyat Indonesia seyogya-nya harus tetap bersatu untuk terus mengawal jalannya pemerintahan baru dengan sebaik-baiknya karena apa pun yang terjadi, kekuatan dan kedaulatan akan selalu ada ditangan rakyat.

Sidang paripurna MPR RI 2014, 7-8 Oktober
Sidang paripurna MPR RI 2014, 7-8 Oktober
Red: Tri Haryadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

About + Contact Me

I MAKE YOUR BUSINESS KEEP BUSY! Dunia memang penuh dengan misteri. Lewat skenario Tuhan Yang Maha Sempurna, tanpa disadari, takdir pun membawa saya kepada satu titik dimana saya berada pada saat ini..hari ini..dan detik ini. Kegiatan online yang semula sebuah hobi ternyata terus bergeser dan berkelanjutan hingga akhirnya menjadi sebuah profesi. Embel-embel "staff logistik di dunia offline" pun kini telah pula saya tinggalkan dibelakang. Inilah the next chapter hidup saya, menjadi seorang SEO Specialis t Professional. Apa yang saya lakukan dan apa yang menjadi tugas pokok saya adalah satu, berusaha mendaratkan kata kunci / keyword dari klien untuk bisa berada di halaman 1 Google.co.id dengan semulus dan se-efektif mungkin dengan rentang waktu tertentu dengan tujuan kenaikan jumlah kunjungan yang berlanjut kepada target " buying " sebagai end process di website klien. Saat ini, saya telah memiliki puluhan klien yang terbagi atas bisnis personal dan bad...

Cara Memulai Usaha Toko Perlengkapan Alat LIstrik

Cara Memulai Usaha Toko Perlengkapan Alat Listrik . Kehidupan masyarakat saat ini tidak bisa dilepaskan dari listrik, hal ini dikarenakan hampir semua aktifitas membutuhkan listrik. Untuk itu kebutuhan akan peralatan dan perlengkapan listrik akan tetap tinggi dari waktu ke waktu. Tingginya kebutuhan masyarakat akan peralatan listrik tentu saja menjadikan peluang usaha toko perlengkapan alat listrik semakin terbuka lebar dan menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Jika saat ini Anda sedang memikirkan peluang usaha apa yang akan Anda tekuni, tidak ada salahnya Anda mencoba membuka toko perlengkapan alat listrik, karena prospeknya yang masih sangat bagus. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa anda pertimbangkan dalam memulai membuka toko perlengkapan alat listrik: Lokasi usaha Pemilihan lokasi usaha sangat penting karena akan berpengaruh pada perkembangan usaha toko perlengkapan alat listrik yang akan anda rintis. Pilihlah lokasi usaha yang strategis dan mudah d...

Strategi Membuka Usaha Bengkel Las

Strategi Membuka Usaha Bengkel Las . Meningkatnya kepadatan penduduk di Indonesia turut serta memicu peningkatan kebutuhan akan perumahan sebagai kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Dengan banyaknya pemukiman atau perumahan baru yang sedang dibangun maupun pemukiman lama yang membutuhkan renovasi, maka peluang usaha bengkel las menjadi salah satu peluang usaha yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini dikarenakan berbagai kebutuhan dalam pembangunan suatu pemukiman pasti membutuhkan beberapa produk yang membutuhkan jasa bengkel las seperti misalnya pembuatan tralis, rolling door, canopy, pagar besi maupun tangga dsb. Jika Anda berniat menekuni usaha bengkel las ini maka sebaiknya Anda mengetahui cara mengembangkan peluang usaha bengkel las yang tepat agar usaha Anda maju dan berkembang. Berikut ini adalah strategi yang bisa Anda lakukan jika ingin menjalani usaha bengkel las: 1. Modal Usaha apapun tentu memerlukan modal untuk operasional usaha, seperti halnya usaha ...