Langsung ke konten utama

Yuk Tingkatkan Penjualan Dengan 5 Tips Personal Branding Bisnis

Tips Personal Branding Bisnis
Tips Personal Branding Bisnis | Pixabay

Seiring berjalannya waktu, makin banyak orang yang memilih bisnis online sebagai mata pencaharian utamanya. Terlebih banyak platform terbaru yang membuat aktivitas bisnis online ini makin mudah dilakukan.

Mulai dari sosial media, berbagai situs e-commerce (baik lokal maupun Internasional), hingga aplikasi pesan instan dan mata uang digital, semuanya bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas bisnis online kamu.  


Personal Branding Bisa Tingkatkan Penjualan

Namun sayang, semua kemudahan tersebut telah mengundang persaingan yang cukup ketat. Kalau tidak pintar melihat peluang, dan konsisten dengan bisnis yang kamu jalankan, rasanya sulit bertahan dalam situasi seperti ini. 

Tapi jangan khawatir, selain menjalankan trik marketing sehat dan cerdas, ada trik lainnya yang bisa kamu coba untuk terus meraup keuntungan di tengah persaingan yang sangat ketat, salah satunya dengan meningkatkan personal branding.

Personal branding sendiri merupakan persepsi yang ingin kamu bentuk terhadap pandangan orang lain. Ini bisa kamu aplikasikan pada diri sendiri secara pribadi, maupun disematkan pada produk, brand atau perusahaan tertentu. 

Misalnya, secara pribadi kamu ingin mempersepsikan sebagai penjual bertanggung jawab, sehingga dalam setiap promosi yang dilakukan, kamu akan memberi jaminan penuh pada konsumen terkait kualitas produk. 

Bahkan saat produk yang dijual bermasalah, kamu berani ‘pasang badan’ sebagai bentuk tanggung jawab terhadap konsumen, seperti memberi garansi 100% uang kembali, produk yang cacat langsung diganti atau diperbaiki dan lainnya. 

Kesan ini kemudian terus kamu pertahankan sehingga di mata konsumen, kamu akan dikenal sebagai penjual yang benar-benar bertanggung jawab.


Tip Meningkatkan Personal Branding

Bukan hanya sekedar dipelihara, personal branding merupakan hal yang harus kamu tingkatkan dari waktu ke waktu. Selain meningkatkan loyalitas pelanggan, personal branding sangat dibutuhkan untuk menjaring pelanggan baru. 

Untuk bisa terus meningkatkan personal branding dari brand yang kamu tawarkan, ada beberapa trik yang bisa dilakukan, diantaranya:


  1. Siapkan Budget Khusus

Pastikan kamu menyiapkan budget khusus. Bukan untuk sekedar berpromosi atau memberi giveaway pada pelanggan, budget ini disiapkan sebagai penunjang personal branding yang kamu ciptakan terhadap konsumen. 

Untuk jumlahnya sendiri, di tahap awal membangun personal branding kamu harus menyiapkan budget maksimal. Seiring berjalannya waktu, budget tersebut bisa dipangkas secara perlahan seiring sudah terbentuknya personal branding.


  1. Terus Tingkatkan Pelanggan

Selain terus menciptakan komunikasi positif dengan pelanggan lama agar mereka tidak berani mengambil produk kompetitor, kamu pun tetap disarankan mencari pelanggan baru dengan menciptakan beragam promosi kreatif.

Salah satu contohnya dengan menggaet influencer di sosial media yang memiliki personal branding sama, atau cukup menggambarkan dari imej produk yang kamu tawarkan. Misal, menggaet influencer religius, dan lainnya.


  1. Ngobrol Langsung dengan Pelanggan

Seperti dijelaskan sebelumnya, kamu disarankan untuk terus membangun komunikasi positif dengan pelanggan. Bukan hanya sekedar berinteraksi saat ada yang menanyakan produk, atau ketika mempromosikan produk tertentu. 

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa menciptakan komunikasi positif dan kreatif, misalnya dengan menggunakan sosial media Twitter, Instagram, dan Facebook untuk membuat survei kecil-kecilan, games interaktif, dan lainnya. 


  1. Personalisasi dan Hindari Spam

Buat nyaman pelanggan dengan sebisa mungkin menghindari aktivitas yang bernilai kontraproduktif, seperti mengirimkan pesan spam, atau menggunakan akun resmi tempat jualan kamu untuk hal-hal yang bersifat pribadi. 

Jika memungkinkan, kamu pun disarankan untuk tidak menggunakan bot untuk menjawab percakapan dengan pelanggan, kecuali untuk hal-hal yang bersifat sudah pasti, seperti Q & A produk, promosi produk baru dan lainnya.


  1. Hitung CLV (Customer Lifetime Value)

CLV atau Customer Lifetime Value merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Untuk menghitungnya, kamu bisa menggunakan rumus:

  • CLV = (Nilai Pelanggan X Rata-Rata Umur Pelanggan).
  • Nilai Pelanggan = (Nilai Pembelian Rata-rata X Jumlah Pembelian Rata-rata)


Dengan data tersebut kamu bisa mulai menghitung budget promosi yang dibutuhkan, hingga menentukan mana produk yang bisa kamu manfaatkan sebagai booster penjualan, dan mana produk yang bersifat sebagai peningkat keuntungan. 

Nah itu dia pembahasan sepintas tentang personal branding, dan bagaimana cara meningkatkannya. Semoga bermanfaat, dan teruslah jadi pebisnis yang kreatif.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

About + Contact Me

I MAKE YOUR BUSINESS KEEP BUSY! Dunia memang penuh dengan misteri. Lewat skenario Tuhan Yang Maha Sempurna, tanpa disadari, takdir pun membawa saya kepada satu titik dimana saya berada pada saat ini..hari ini..dan detik ini. Kegiatan online yang semula sebuah hobi ternyata terus bergeser dan berkelanjutan hingga akhirnya menjadi sebuah profesi. Embel-embel "staff logistik di dunia offline" pun kini telah pula saya tinggalkan dibelakang. Inilah the next chapter hidup saya, menjadi seorang SEO Specialis t Professional. Apa yang saya lakukan dan apa yang menjadi tugas pokok saya adalah satu, berusaha mendaratkan kata kunci / keyword dari klien untuk bisa berada di halaman 1 Google.co.id dengan semulus dan se-efektif mungkin dengan rentang waktu tertentu dengan tujuan kenaikan jumlah kunjungan yang berlanjut kepada target " buying " sebagai end process di website klien. Saat ini, saya telah memiliki puluhan klien yang terbagi atas bisnis personal dan bad...

Cara Memulai Usaha Toko Perlengkapan Alat LIstrik

Cara Memulai Usaha Toko Perlengkapan Alat Listrik . Kehidupan masyarakat saat ini tidak bisa dilepaskan dari listrik, hal ini dikarenakan hampir semua aktifitas membutuhkan listrik. Untuk itu kebutuhan akan peralatan dan perlengkapan listrik akan tetap tinggi dari waktu ke waktu. Tingginya kebutuhan masyarakat akan peralatan listrik tentu saja menjadikan peluang usaha toko perlengkapan alat listrik semakin terbuka lebar dan menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Jika saat ini Anda sedang memikirkan peluang usaha apa yang akan Anda tekuni, tidak ada salahnya Anda mencoba membuka toko perlengkapan alat listrik, karena prospeknya yang masih sangat bagus. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa anda pertimbangkan dalam memulai membuka toko perlengkapan alat listrik: Lokasi usaha Pemilihan lokasi usaha sangat penting karena akan berpengaruh pada perkembangan usaha toko perlengkapan alat listrik yang akan anda rintis. Pilihlah lokasi usaha yang strategis dan mudah d...

Strategi Membuka Usaha Bengkel Las

Strategi Membuka Usaha Bengkel Las . Meningkatnya kepadatan penduduk di Indonesia turut serta memicu peningkatan kebutuhan akan perumahan sebagai kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Dengan banyaknya pemukiman atau perumahan baru yang sedang dibangun maupun pemukiman lama yang membutuhkan renovasi, maka peluang usaha bengkel las menjadi salah satu peluang usaha yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini dikarenakan berbagai kebutuhan dalam pembangunan suatu pemukiman pasti membutuhkan beberapa produk yang membutuhkan jasa bengkel las seperti misalnya pembuatan tralis, rolling door, canopy, pagar besi maupun tangga dsb. Jika Anda berniat menekuni usaha bengkel las ini maka sebaiknya Anda mengetahui cara mengembangkan peluang usaha bengkel las yang tepat agar usaha Anda maju dan berkembang. Berikut ini adalah strategi yang bisa Anda lakukan jika ingin menjalani usaha bengkel las: 1. Modal Usaha apapun tentu memerlukan modal untuk operasional usaha, seperti halnya usaha ...