Langsung ke konten utama

Registrasi Kartu Sim Dinilai Tidak Efektif Mengurangi Pengguna Nomor Fiktif

Pemberitahuan untuk registrasi ulang pada kartu seluler sejak akhir tahun lalu hingga akhir Februari lalu di nilai tidak efektif, karena hingga saat ini pengguna yang tidak melakukan registrasi ulang pun masih dapat mengirimkan sms dan melakukan panggilan telepon. Isu untuk pemblokiran secara bertahap pun tidak banyak membantu untuk meningkatkan jumlah pendaftar ulang. Pasalnya, orang yang memiliki kartu prabayar dinilai sudah melakukan registrasi ulang. Pengamat telkomunikasi Nonot Harsono mengungkapkan operator seluler perlu mengetahui apakah nomor yang belum melakukan registrasi ulang itu bukan nomor abal-abal. Jika memang bukan nomor yang aktif, maka tak akan ada pengaruhnya menunggu sisa pengguna yang belum melakukan registrasi.


"Perlu ditanyakan pada operator apakah nomor itu abal-abal atau benar. Kalau nomor itu tidak aktif memang nggak akan pernah register," kata Nonot. Dia menambahkan memblokir nomor abal-abal juga tidak merugikan operator. Sebab, nomor-nomor tersebut sudah tidak aktif dan tidak menghasilkan lagi bagi operator. Kehadiran nomor abal-abal hanya memperbesar angka pelanggan. "Kalau nomor yang tidak aktif kan memang itu tidak menghasilkan hanya menambah jumlah pelanggan. Kalau itu jumlah pelanggan fiktif nggak ada gunanya," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Sutrisman menyampaikan dari sekian operator, Telkomsel jadi operator yang mencatat angka registrasi ulang pelanggan terbesar yakni 172 juta. Indosat Ooredoo mengikuti di belakangnya dengan jumlah nomor teregistrasi 101 juta. Sementara XL Axiata (42 juta), Smartfren (5,8 juta), Hutchinson Tri (13 juta), dan Net1 (sekitar 9 ribu).  Jumlah nomor yang teregistrasi masih bisa bertambah mengingat pemblokiran total baru akan dilakukan pada 1 Mei 2018. Dalam konferensi persnya Rabu sore, Kemenkominfo menegaskan pemblokiran nomor seluler prabayar berlangsung secara bertahap mulai 1 Maret 2018. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Pelihara dan Perawatan Ikan Koi, Oase Ketenangan dan Kebahagiaan di Halaman Rumah

Ada alasan kuat mengapa masyarakat Jepang menyebut ikan koi sebagai Nishikigoi atau "Permata Hidup" . Ketika sekawanan koi berenang anggun menembus kejernihan air, memantulkan gradasi warna merah, putih, dan hitam yang kontras di bawah kilau sinar matahari, ada sensasi kedamaian tak tertandingi yang langsung menghanyutkan pikiran. Memelihara ikan koi kini telah bergeser dari sekadar hobi hiasan rumah menjadi sebuah gaya hidup ( lifestyle ) dan terapi psikologis . Gemericik air kolam dipadu dengan gerakan lentur ratusan kilogram "karya seni bernapas" ini terbukti secara ilmiah mampu menurunkan tingkat stres, menurunkan tekanan darah, serta menyuntikkan energi positif ke dalam hunian Anda. Bagi Anda yang bermimpi menghadirkan kemewahan alam ini di pekarangan rumah, berikut adalah panduan komprehensif, teknis, dan aspiratif untuk memulai perjalanan Anda sebagai seorang Koi Keeper sejati. 1. Mengenal Varietas Utama: Menemukan "Karya Seni" Favorit Sebelum mem...

Proyek Pengerukan Pendangkalan Sungai Belakang D’Marco Residence

Suara deru mesin diesel pemotong kejenuhan pagi di kawasan Cilodong. Dari kejauhan, terlihat belalai besi raksasa berwarna kuning cerah bergerak ritmis merengkuh lumpur kehitaman dari dasar sungai di belakang Kompleks D’Marco Residence, lalu memindahkannya ke bantaran dengan presisi. Bagi para warga kompleks, suara bising dari alat berat tersebut bukanlah gangguan, melainkan melodi ketenangan. Itu adalah tanda bahwa masalah tahunan yang kerap membayangi mereka, pendangkalan sungai dan ancaman banjir akhirnya sedang ditangani secara serius. Sebagai warga yang tinggal di kawasan pemukiman berkembang seperti D’Marco Residence, menyadari peran penting sungai di belakang kompleks adalah hal yang mutlak. Ketika musim hujan tiba, aliran air ini menjadi urat nadi utama drainase. Namun, seiring berjalannya waktu, erosi tanah dari hulu serta tumpukan sedimen sampah membuat kedalaman sungai menyusut drastis. Akibatnya jelas: kapasitas tampung air merosot, debit air meluap, dan ancaman genangan me...

Review Harga dan Spesifikasi Honda Vario Evo 160: Jujurly, Ini Skutik Terbaik atau Cuma Menang Tampang?

What’s up, guys! Selamat datang kembali di review jujur Honda Vario 160. Gak pakai minjem motor diler, gak pakai unit test ride media yang kinetiknya udah disetting pabrikan. Yes , motor yang akan kita ulas sekarang adalah New Honda Vario Evo 160 milik tetangga sendiri, yang udah dibeli pake hasil keringet sendiri, dan udah gua coba siksa sendiri buat nyobain panasnya aspal beberapa jam. Kenapa gua bikin review ini? Ya karena di media sosial terutama TikTok sama YouTube lagi ramai banget perdebatan soal motor ini. Ada yang bilang mesinnya kepanjangan lah, kemahalan lah, sampai ada yang bilang rangkanya begini begitu. Nah, daripada kalian kemakan mitos gaib tanpa data, mending dengerin ulasan dari gua, orang yang tiap hari dengerin suara mesinnya pas tetangga manasin motor subuh-subuh. Gua juga udah ngelakuin riset kecil-kecilan, ngebandingin buku manual resmi Astra Honda Motor (AHM) sama klaim-klaim dari diler besar kayak Nusantara Sakti buat ngebuktiin apakah motor seharga hampir 3...